Bangunan bertingkat bukan saja menjadi hasil karya arsitektur saja dan insinyur sipil saja akan tetapi paduan karya beberapa disiplin ilmu antara lain insinyur mesin, elektro, dan fisika teknik jadi merupakan paduan karya seni dan teknologi.
Salah satu permasalahan yang menjadi pemikiran pada perencanaan bangunan bertingkat banyak (lebih dari 4 lantai) ialah masalah transportasi vertikal baik untuk transportasi manusia maupun barang.
Macam- macam Transportasi Vertikal baik yang bentuk sederhana yaitu tangga maupun yang otomatis yaitu lift/ elevator, Gondola,Dumb waiters(lift barang) mempunyai fungsi yang sama yaitu mengantarkan pemakai bangunan sampai pada lantai yang diinginkan.



Transportasi Vertikal
Mengelola Proyek Sederhana
Bagian/ orang yang terlibat dalam proyek
a. Principal ( Owner)
Yang dimaksud dengan principal atau owner atau pendiri bangunan atau pemberi tugas adalah yang akan memiliki/ memakai bangunan berupa perseorangan/ dinas/ perusahaan swasta/ organisasi.
b. Perencana (designer/ architect)
adalah ahli bangunan yang biasa disebut arsitek, yaitu perseorangan atau badan yang mempergunakan keahliannya dan berdasarkan surat perintah tugas dari principal mengerjakan perencanaan bangunan.
Perencana dapat berbentuk perorangan, biro- biro perencana atau jawatan teknik.
c. Kontraktor ( pemborong/ Contractor/ aannemer)
Adalah pelaksana pembangunan dapat berupa perusahaan perseorangan yang berbadan hukum.
Atau badan hokum yang bergerak dalam bidang pelaksanaan pembangunan.
Pintu dan Jendela
Pada dasarnya konstruksi pintu dan jendela dapat dibagi/dikelompokkan menjadi 2 (dua) bagian, yaitu kusen dan daun pintu dan jendela.
Konstruksi pintu dan jendela merupakan konstruksi pelengkap dari konstruksi dinding bangunan, yang fungsinya sebagai penghubung antar ruangan yang dipisahkan dinding yang bersangkutan.

1. Kusen
Pengertian dan Fungsi
Kusen adalah salah satu bagian dari konstruksi bangunan yang berfungsi untuk membentuk hubungan baik antara sebuah dinding pasangan bata, beton atau kayu dengan pintu atau jendela.
Metode Proyeksi Aksonometri
Untuk mengkomunikasikan gagasan desain sehingga mudah dimengeri atau dipahami oleh orang lain atau orang awam maka diperlukan benuk- bentuk penyajian gambar dengan menggunakan proyeksi yaitu proyeksi Aksonometri,yaitu memutar obyek terhadap pengamat sehingga ketiga dimensi dapat dilihat dalam satu pandangan.
Macam- macam proyeksi aksonometrik:
1. Isometrik
Potensi Bencana
Dilihat dari potensi bencana yang ada, Indonesia merupakan negara dengan potensi bahaya (hazard potency) yang sangat tinggi. Beberapa potensi tersebut antara lain adalah gempa bumi, tsunami, banjir, letusan gunung api, tanah longsor, angin ribut, kebakaran hutan dan lahan, letusan gunung api. Potensi bencana yang ada di Indonesia dapat dikelompokkan menjadi 2 kelompok utama, yaitu potensi bahaya utama (main hazard) dan potensi bahaya ikutan (collateral hazard) Potensi bahaya utama (main hazard potency) ini dapat dilihat antara lain pada peta potensi bencana gempa di Indonesia yang menunjukkan bahwa Indonesia adalah wilayah dengan zona-zona gempa yang rawan, pets potensi bencana tanah longsor. peta potensi bencana letusan gunung api, peta potensi bencana tsunami, peta potensi bencana banjir, dan lain-lain.
read more »
Rumah Hemat Energi
Rumah Hemat Energi’, sebuah rumah yang tidak membutuhkan AC, cahaya lampu yang berlebih dan mempunyai sumber energi yang mandiri. Selain itu rumah tersebut juga dapat memanfaatkan tanaman untuk memberikan efek sejuk yang bermanfaat bagi lingkungan. Melalui rumah tersebut UMY bisa memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang pentingnya penghematan energi.
Dalam rumah ini desain jendela dibuat sedemikian rupa sehingga dapat diatur membukanya, ventilasi akan maksimal.Desain ruangan dengan ketinggian yang cukup, ventilation shaft untuk sirkulasi udara memungkinkan udara tersirkulasi dengan baik sehingga dapat mendinginkan ruangan dan penggunaan lampu LED dengan sumber energi digunakan solar water heater.
Yang menarik dari rumah ini adalah tidak digunakannya secuil/ sepotong kayu sehingga ramah lingkungan. Rangka baja sebagai struktur utamanya dan aluminium untuk jendelanya.
SNI Semen Portland
Standar Nasional Indonesia (SNI) Semen portland pozolan ini merupakan revisi SNI 15-0302-1999. Standar ini direvisi karena ada beberapa perubahan dari standar yang diacu, hal ini dilakukan untuk menghindari kesalahan pemakaian oleh konsumen dan menetapkan standar yang sesuai bagi produsen.
Standar ini mengacu pada ASTM terbaru, yaitu ASTM C 595-03, Standard specification for blended hydraulic cement, dan standar semen lainnya.
Standar Semen portland pozolan disusun dan dirumuskan oleh Panitia Teknis 33 S, Kimia Anorganik. Standar ini merupakan hasil konsensus yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 8 Desember 2003 yang dihadiri oleh wakil-wakil dari pihak pihak produsen, konsumen, asosiasi, lembaga pengujian dan instansi pemerintah.
Semen portland pozolan
1 Ruang lingkup
Standar ini meliputi ruang lingkup, acuan normatif, istilah dan definisi, jenis dan penggunaan, syarat mutu, cara pengambilan contoh, cara uji, syarat lulus uji, pengemasan, syarat penandaan, penyimpanan dan transportasi dari semen portland pozolan.
2 Acuan normatif
SNI 15-2049- 2004, Semen portland.
3. Istilah dan definisi
read more »
Kekuatan Beton
Bahan bangunan yang memiliki keunggulan yang lebih baik dibandingkan bahan bangunan yang lain. Selain itu bahan tersebut harus memiliki beberapa keuntungan seperti bentuk yang dapat menyesuaikan dengan kebutuhan, spesifikasi teknis dan daya tahan yang kuat, kecepatan pelaksanaan konstruksi serta ramah lingkungan. Jenis bahan bangunan pada bangunan konstruksi tersebut sangat bervariasi misalnya beton, pasir, kerikil.
Cara Naikkan PageRank dan Backlink
Cara ini saya baca ketika berkunjung di blog http://smsrsd-infopenting.blogspot.com, kemudian saya lihat widget alexa yang terpampang di sidebar blognya. Woow…backlinknya banyak sekali, hingga puluhan ribu.








